Pemilu 2019: Apa yang perlu disiapkan?

Tidak lama lagi kita akan menghadapi pesta demokrasi tepatnya pada tanggal 17 April 2019. Apa saja yang harus kita persiapkan? Berikut kami berikan 4 tips menghadapi pesta demokrasi.

  1. Pastikan diri anda telah terdaftar sebagai pemilih. Jika telah terdaftar dan tidak menerima kartu panggilan maka hubungi PPS di Kelurahan/Desa anda. Jangan pasif.
  2. Pastikan anda mengenal, dan memiliki informasi tentang motivasi dan sasaran perjuangan dari caleg yang akan anda dukung. Dokumen itu ada di kantor KPU berupa profil caleg dan bisa juga anda bertanya langsung kepada caleg yang bersangkutan melalui interaksi langsung maupun tidak langsung. Karena sejatinya demokrasi itu adalah pemberian kekuasaan dari rakyat kepada calon wakil rakyat dan diharapkan keberadaannya bermanfaat bagi rakyat yang mendukungnya.
  3. Pastikan 5 kertas suara yang anda terima tidak tertukar sehingga suara anda menjadi batal.
  4. Pastikan anda memilih yang terbaik menurut anda.

Demikian tips dari kami, semoga bermanfaat.

Rasulullah SAW dalam Keindahan Puisi Rumi

Setiap Nabi selalu sendiri datang ke dunia ini,
Namun di alam batin,
rohnya mengandung ratusan alam.

Meskipun Nabi nampaknya sendiri,
namun alam semesta dalam genggamannya.
Memang betul, ia menunjukkan dirinya nampak kecil.

Maka kaulah Wahai Muhammad,
bentuk dari mikrokosmos,
Dan kau pulalah Wahai Muhammad,
batin dari makrokosmos.

Maka pahamilah!
secara batin, pohon itu lahir dari buah,
meskipun secara bentuk, buah lahir dari pohon.

Sebab itu, Sabda Nabi; Manusia dan para Nabi di bawah naunganku dan di belakangku,

Jadi inilah rahasia Sabda Nabi Zulfunun, kamilah yang akhir adalah yang terdahulu,
Nahnul akhirunassabiqun,

Meskipun bentukku lahir dari Adam,
namun secara batin,
aku kakek dari kakek seluruh manusia,

Karena akulah para malaikat sujud kepada Adam, lalu Adam melanjutkan perjalanannya hingga ke langit ke tujuh berkat cahayaku,

Maka secara batin, seorang ayah lahir dariku, sebagaimana pohon lahir dari buah.

Seperti pikiran yang muncul di awal,
lalu menjelma dalam bentuk amal,
sebab itu,
pikiran selalu disifatkan dengan azaliyyat.

~ Maulana Rumi ~

Contributor: @ruminstitute